Bencana Besar Zaman Nabi NUH akn terulang lagi, Hanya Umat Mukmin yg mewarisi Bumi ke depan

Terkait dengan banyaknya bencana2 dasyat yg tidak hanya terjadi di indonesia, tapi hampir di setiap sudut bumi (tapi orang indonesia hanya taunya kejadian di indonesia saja) secara bertubi-tubi, hal ini sebagai isyarat jika kejadian banjir besar Zaman Nuh (yang menyapu habis mayoritas manusia zaman itu dan hanya menyelamatkan orang2 tertentu yg beriman saja) akan terulang lagi di suatu hari nanti mungkin dalam bentuk yg lain, Banjir besar yg sifatnya global saat itu adalah sebagai ketentuan Allah untuk memisahkan antara kaum mukmin dengan kaum durjana dan munafik,,, dan Allah hanya menyelamatkan kaum Mukmin di zaman Nuh tersebut sebagai pewaris Bumi untuk selanjutnya,,, Dan sesuai dengan kalimat Allah dalam Quran (QS An-Nur 55 & QS.Al-Anbiya 105-106), Allah akan mewarisi bumi periode selanjutnya hanya kepada kaum yg beriman saja (Mukmin) dengan memisahkan kaum yg mukmin dengan yang kafir dan munafik yang akan dibinasakan oleh Allah,,, dan hal itu terekam dalam kitab suci tidak hanya Quran saja tetapi juga terdapat dalam kitab Yahudi yaitu Kitab Tehilim (Kitab Mazmur berbahasa Ibrani) Pasal 37 ayat 29:. כטצַדִּיקִ֥ים יִֽירְשׁוּ־אָ֑רֶץ וְיִשְׁכְּנ֖וּ לָעַ֣ד עָלֶֽיהָ: “Cadikim Yisreshu’eretz wiyeskhenu La’at aleiha, The righteous shall inherit the land and dwell forever in it” (Kaum yg beriman akan mewarisi bumi dan tinggal selamanya) dan Kitab Tri Vedha umat Hindu yang lebih dahulu muncul ribuan tahun sebelum Quran,,,

Dan setiap dari semua bencana dan kejadian besar zaman dahulu tersebut Allah selalu menghadirkan cinderamata berupa kenang2an atau barang bukti yang ditinggalkan oleh Allah untuk bisa diketemukan oleh manusia berkutnya, untuk dipelajari dan diambil hikmahnya serta untuk menjadikan pelajaran bagi umat manusia selanjutnya bahwa mereka telah mengingkari tanda2 kekuasaan Allah, karena Allah telah berjanji jika seluruh negeri tersebut beriman pada Quran sbg kitab Allah maka negeri tersebut akan diberkahi dalam segenap penjuru bumi (QS.Al-A’Raaf 96),,, namun sebaliknya jika penduduk negeri tersebut ingkar terhadap ayat2 Allah dalam Quran maka tunggulah azab dari Allah, dan itupun masih banyak manusia (kafir dan munafik) yg malah menantang agar Allah segera menurunkan azab tersebut seperti yang terjadi saat ini di indonesia, karena jika Allah menurunkan Azab bencana, tidak saja orang kafir dan munafik itu saja yg celaka tetapi juga mereka yg mukmin ikut terkena imbasnya.

Ustad DR. Menachem Ali, SS, M.MA adalah pakar Sejarah, Bahasa dan Budaya semitik dan Sanskrit dari Universitas Airlangga Surabaya, Beliau adalah mantan aktivis dan calon pendeta kristen KOS (Kenisah Orthodox Syiria) dan mantan kolega dari Abuna (Pendeta) Bambang Noorsena yg merupakan pendeta tertinggi KOS di indonesia, Nama sebelum Islam beliau adalah: Menachem Elijahu, sedangkan alasan beliau berpisah dgn Bambang Noorsena adalah karena dia sering melakukan kebohongan akademis demi mengikuti doktrin gereja yang jelas terbukti cacat sejarah dan cacat secara holy text serta sering melakukan Logical Fallacy (kekeliruan logika, membuat kekeliruan dengan sengaja pada suatu fakta sejarah atau logika, istilah akademisnya adalah Kebohongan Dialektika, Logical Fallacy merupakan suatu metode ilmu membalik nalar berdasarkan pada ilmu filsafat Platonis/ filsafat Yunani yg diajarkan di sekolah2 Theologi untuk menjadikan ajaran kristen sbg kebenaran, karena fakta jika ajaran kristen itu dibangun pd pondasi kebohongan yang sangat nyata untuk itu perlu ilmu membalikkan logika agar membuat ajaran Kristen menjadi ajaran yg benar2 dari Tuhan), dan semua risetnya justru mendukung kebenaran ajaran islam yang secara sengaja hendak dihilangkan keterkaitannya dalam akar ibrahim serta dgn sengaja pula memalsukan dokumen kuno agar sejarah kuno semitik mendukung doktrin gereja,,, Buku-buku hasil riset akademisnya terkait tentang dokumen kuno yahudi dan sanskrit telah diedarkan di berbagai negara di benua Amerika, Eropa dan Asia, penelitian dan risetnya banyak dilakukan di Israel, Marokko, Jordania & Azerbaijan,,,,
Karya2 Riset Akademis beliau:
1. “Qumran Manuscript & Prophets of Islam Among The Messiahs” (2019 Airlangga University Press, Prologue by Prof.DR.Thomas McElwain, Hebrew & Semitic Studies Professor at University of Stockholm & University of Turku, Finland)
2. “Aryo-Semitic Philology: the Semitization of Vedas & Sanskrit Elements in Hebrew and Abrahamic Texts” (Airlangga Press 2018, Prologue by Prof.Habib Zarbaliyev, Azerbaijan University of Language, Baku)
3. “Ishmael dalam Mushaf Masorah Ben Asher dan Naskah Khirbet Qumran/ Ishmael in Masoret Ben Asher Manuscript & Khirbet Qumran Texts” (Airlangga Press 2015)
4. “Discovering The Hebraic Roots of Islamic Messiah : A Study of Semitic Philology on The Hebrew Torah, The Jerusalem Talmud & The Midrash” (A.S.Noordeen-Canada 2009)

This entry was posted in Biblical Studies and tagged , , . Bookmark the permalink.